Note 2 — Chapter VI · Magic Rites as affecting the Life of Man (continued 3)
Reading edition
Tatkala Klam di-kandong Kabut, Kabut lagi di-kandong Klam, lagi didalam rahim hewanan Tuhan diam-diam aldiaman, Bumi belum bernama Bumi, Langit pun belum bernama Langit, Allah pun belum bernama Allah, Muhammad pun belum bernama Muhammad, ʿArash pun belum, Krusi pun belum, Samad awang-awang pun belum ada, maka sedia terjali dengan sendiri, yang jadikan sakalian ʿalamini, maka Ia-lah Pawang yang Tuha ada-nya. Maka jadikan Bumi itu sa-lebar dulang Langit sa-lebar payong, maka ia-itu ʿalam-nya Pawang ada-nya, maka datang-lah ia berahi sedia itu dengan sendiri-nya, maka terpanchar-lah sri manikam-nya itu di hati bumi sa-tapak [k]adam2itu, tersunjam tujoh petala Bumi, tersondak tujoh petala Langit, maka bergetoh-lah3 tiang ʿarash, maka ia-itulah kuderat Pawang ada-nya.